Peduli Kabut Asap Riau, Tokopedia bersama Human Initiative Riau  Bagikan 3.000 Masker N95

Peduli Kabut Asap Riau, Tokopedia bersama Human Initiative Riau  Bagikan 3.000 Masker N95

PEKANBARU (RIAUSKY.COM) - Tokopedia bersama Human Initiative  kembali melakukan Aksi  Peduli Kabut Asap Riau diwilayah terdampak asap. 

Aksi ini berupa pemberian 3.000 masker N95 di bebera Kota dan Kabupaten yang terdampak kabut asap di Wilayah Provinsi Riau, diantarannya 250 di Duri, 250 di Dumai, 300 di Kampar, 250 di Rohul, 550 di Tembilahan, 1400 di Pekanbaru, Sabtu (21/9/19).

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, kondisi udara di wilayah Pekanbaru masih terpantau tidak sehat pada Jumat (20/9/2019) pagi. Pagi ini masih teramati kabut tebal akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kabut asap masih menyelimuti Provinsi Riau dan Status ISPU udara Riau khususnya Kota Pekanbaru masih teridentifikasi "Tidak Sehat". 

Dampak kabut asap pekat ini tidak hanya menyelimuti Kota Pekanbaru. Namun hingga ke seluruh kabupaten-kabupaten di Provinsi Riau. Akibat dampak kabut asap, aktivitas sekolah masih diliburkan selain itu pula masyarakat semakin hari bertambah yang menderita penyakit ISPA. 

Tim Human Initiative Riau bekerja sama dengan Tokopedia melakukan aksi berbagi 3.000 masker N95 kepada masyarakat Riau. Aksi ini akan dilaksanakan selama beberapa hari kedepan  untuk mendistribusikan di beberapa Kota dan Kabupaten di Wilayah Riau. 

"Selain memberikan masker kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat bagaimana cara pemakaian masker N95 yang baik dan benar dan penting nya menggunakan masker saat beraktivitas diluar ruangan atau rumah. Dengan pemakaian masker secara tepat penggunaannya, maka partikel-partikel debu dan asap tidak akan terhirup. Sehingga pernapasan dapat terjaga dan sehat." 

Tukinem salah satu penerima manfaat mengucapkan "Terima kasih banyak kepada Tokopedia  yang telah memberikan bantuan masker N95 kepada kami, masker ini sangat bermanfaat dan membantu kami terhindar dari debu. Apalagi sudah mulai timbul penyakit yang menyerang kami akibat kabut asap."

“Kami berharap semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, agar dapat mengurangi masalah penyakit yang ditimbulkan akibat kabut asap tersebut, dan semoga kabut asap yang masih menyelimuti Provinsi Riau ini akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) segera hilan dan dapat teratasi”. Ucap Sri Ok Suryani, Tim Emergency Response Human Initiative Riau. (Rls)

Listrik Indonesia

Berita Lainnya

Index